HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Setelah keluar dari dunia pertanian, apakah kamu masih akan dekat dengan saudara-saudara di kampung halaman?

2016-11-21View Original

Thread Content

Ini merupakan masalah yang sangat nyata; banyak orang meninggalkan pedesaan melalui berbagai cara, seperti mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, bergabung dengan militer, atau berbisnis. Di sebagian besar daerah pedesaan, kondisinya masih merupakan simbol dari kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Bahkan ada orang yang merasa malu karena berasal dari pedesaan, dan sengaja menyembunyikannya saat berinteraksi dengan orang lain. Asal-usul tidak bisa dipilih. Anak tidak mengeluh jika ibunya jelek, dan anjing tidak mengeluh jika keluarganya miskin. Dua hari yang lalu saya menghadiri pesta yang diselenggarakan oleh teman saya, dengan berbagai macam orang di sana. Saat duduk dan berbincang, saya mendengar pemandangan yang menjijikkan. Kata-kata kasarnya tidak perlu saya ulangi lagi. Intinya, keluarganya memiliki 6 saudara kandung. Pria ini berusia sekitar lima puluhan tahun. Setelah lulus dari universitas, ia berusaha keras hingga akhirnya menjadi kepala cabang di sebuah bank besar (hal ini patut dipuji). Selanjutnya, dia mengatakan bahwa saudara-saudaranya memintanya untuk meminjamkan uang atau memintanya membantu menyelesaikan beberapa urusan. Dia merasa kesal sekali. Uangnya adalah miliknya sendiri, jadi dia tidak punya kewajiban untuk membantu mereka. Mungkin dia mengucapkan kata-kata kasar seperti “sialan”, tapi itu kan ibunya sendiri juga. Paling-paling dia akan memberikan uang sekitar tiga ratus hingga dua ratus ribu saja, dan tidak mengharapkan uang tersebut dikembalikan. Dia bersikap sangat murah hati. Setelah itu, dia tidak akan berhubungan lagi dengan mereka. Jika mereka terus mendesak, dia akan mengumumkannya di koran agar hubungan mereka putus. Juga dikatakan bahwa orang tua sudah meninggal (perhatikan, disebutkan “meninggal”, bukan “wafat”), sehingga dirinya tidak memiliki hubungan apa-apa lagi dengan mereka. Tidak sedikit pula orang yang memilih untuk meninggalkan kehidupan di pedesaan. Orang-orang seperti itu memang ada, tapi saya rasa mereka bukanlah mayoritas. Setiap orang pasti menghargai hubungan keluarga dan persahabatan. Jika seseorang mampu, sebaiknya ia membantu orang-orang yang kesulitan di sekitarnya. Meskipun tidak ingin membantu, setidaknya tidak seharusnya bersikap demikian. Kelompok Pompa dan Katup HaiChuan
Reply #22016-11-21
Hubungan kami masih sangat dekat. Setiap tahun saya mengirimkan oleh-oleh khas untuk mereka, dan setiap kali saya pulang, saya selalu mengajak mereka makan bersama dan berlibur bersama selama beberapa hari!
Reply #32016-11-21
Dalam kenyataan, yang penting hanyalah uang. Uang bisa membuat seseorang bahagia, tetapi juga bisa membuatnya sedih
Reply #42016-11-21
Tidak punya uang untuk meminta dari keluarga. Punya uang, tapi tidak tahu harus digunakan untuk apa
Reply #52016-11-21
Hanya soal uang saja; uang bisa membuat seseorang menjadi lebih baik, tetapi juga bisa membuatnya menjadi lebih buruk
Reply #62016-11-21
Setiap tahun, kami tetap berkumpul untuk makan dan berbincang bersama. Orang-orang di desa ini sangat sederhana
Reply #72016-11-22
Sebenarnya, mereka hanyalah kerabat yang dulu tidak pernah kita temui saat kita miskin atau saat ada masalah di keluarga. Setelah mendengar bahwa keadaan kita membaik, mereka datang untuk meminjam uang atau mencari pekerjaan bagi kita. Tidak banyak orang yang bisa keluar dari daerah pedesaan dengan mudah; tidak perlu bekerja di ladang untuk hidup dengan nyaman. Cara terbaik adalah saling peduli satu sama lain........
Reply #82016-11-22
Ya, takut bertemu yang serupa.
Reply #92016-11-22
Maksud saya adalah membantu mereka yang membutuhkan bantuan sesuai kemampuan kita, bukan menghabiskan uang secara sembarangan, karena tidak semua orang mampu menanggungnya.
Reply #102016-11-22
Tentu saja saya akan menghubungi mereka. Tapi orang-orang di desa sekarang semuanya lebih kaya daripada saya
Reply #112016-11-22
Itu bagus, asalkan kamu hidup lebih baik dariku:lol
Reply #122016-11-22
Orangnya beragam, perlakukanlah sesuai dengan sifat masing-masing!
Reply #132016-11-23
Topiknya sangat realistis, tapi katakanlah padaku, aku akan melakukannya, harus melakukannya!
Reply #142016-11-23
Sekarang banyak sekali orang yang terlalu egois! ! Sudah kaya, lalu melupakan orang-orang
Reply #152016-11-25
Bersikap seperti itu merupakan hal yang wajar, karena memang itulah sifat alami manusia
Reply #162016-11-26
Darah lebih pekat daripada air, tetapi terkadang kita perlu tahu kapan harus berhenti. Berbuat lebih banyak juga akan mendatangkan berkah! ! ! ! :kemenangan::kemenangan:

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.