HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Tentang koefisien kebersihan dan koefisien kotoran

2016-11-27View Original

Thread Content

Mengenai masalah koefisien pembersihan dan koefisien kotoran: Koefisien pembersihan merupakan rasio antara koefisien perpindahan panas dalam kondisi kotor dengan koefisien perpindahan panas dalam kondisi bersih. Lalu, apa itu koefisien kotoran? Apa perbedaannya? Lalu, mengapa koefisien kotoran tidak diperhitungkan saat merancang papan besar tersebut?
Reply #22016-11-28
Saya juga ingin tahu pertanyaan ini. Sebelumnya, para dosen yang merancang heat exchanger juga hanya menjawabnya secara samar. Mohon bimbingannya. 。 。
Reply #32016-11-28
Pertama-tama, perlu ditekankan bahwa faktor kotoran harus dipertimbangkan dalam setiap kondisi operasi (bahkan untuk gas yang telah dibersihkan atau air suling sekalipun). Koefisien kotoran (biasanya dapat dilihat pada lampiran GB151) merupakan parameter yang perlu dimasukkan saat menghitung koefisien transfer panas, mengingat kondisi operasi yang sebenarnya. Umumnya, para perancang proses penukar panas tidak menggunakan konsep koefisien kebersihan yang disebutkan oleh penulis (yaitu “rasio antara koefisien transfer panas dalam kondisi kotor dan koefisien transfer panas dalam kondisi bersih”). Sebagai gantinya, mereka menggunakan parameter koefisien transfer panas dalam kondisi bersih. Parameter ini mencerminkan koefisien transfer panas pada kondisi operasi aktual (dengan memperhitungkan faktor kotoran), serta koefisien transfer panas yang digunakan dalam perancangan. Di antaranya, koefisien perpindahan panas yang memperhitungkan faktor kotoranlah yang merupakan parameter yang mencerminkan kemampuan perpindahan panas alat tersebut dalam kondisi operasi sesungguhnya. Koefisien perpindahan panas pada kondisi bersih tidak memiliki nilai referensi untuk kondisi operasi nyata, dan umumnya hanya berfungsi sebagai besaran pengukuran saja. Oleh karena itu, koefisien perpindahan panas yang diberikan oleh para perancang peralatan pertukaran panas umumnya sudah memperhitungkan koefisien kotoran. Selanjutnya dapat dijelaskan pertanyaan terakhir. Karena nilai koefisien kotoran dipengaruhi oleh faktor-faktor kondisi di lapangan, serta faktor-faktor bisnis, banyak pabrikan yang tidak menggunakan nilai yang ditentukan dalam GB151 sebagai acuan. Selama hampir enam belas hingga tujuh belas tahun bekerja di bidang ini, saya telah membantu meninjau banyak dokumen terkait desain, termasuk tabel parameter desain yang disediakan oleh merek-merek besar. Ternyata, seringkali nilai koefisien kotoran ditetapkan sangat rendah, bahkan sama dengan 0. Hal ini dilakukan agar koefisien transfer panas tetap tinggi. Mereka mempertimbangkan kemungkinan bahwa pihak yang menyediakan parameter desain tersebut telah membesar-besarkan nilai parameter tersebut, atau bahwa tujuan tersebut masih bisa dicapai melalui penyesuaian-penyesuaian lainnya selama proses operasional berlangsung. Jadi, fenomena ini cukup umum terjadi. Mengenai pertanyaan terakhir secara spesifik, bagi yang tertarik, silakan lihat lembar perhitungan penggantian panelnya, untuk mengetahui bagaimana koefisien kotoran ditentukan. Entah mereka akan mengatakan bahwa tipe piringan saya sangat khusus, sehingga tidak mudah terkena endapan; oleh karena itu, faktor kotoran tidak perlu diperhatikan. Atau mereka akan mengatakan bahwa ada cara untuk menghilangkan endapan atau sistem pengolahan air yang dapat melunakkan air tersebut. Namun, saya ingin katakan bahwa, apa pun jenis komponen pemindah panasnya, pasti akan ada endapan yang menempel pada komponen tersebut. Hanya saja, jumlahnya mungkin sedikit saja. Tapi mustahil sama sekali tidak ada endapan. Baik itu komponen berbentuk piringan, tabung, maupun sirip, semuanya termasuk dalam kategori peralatan statis. Peralatan semacam ini tentu saja tidak memiliki fungsi untuk menghilangkan endapan secara otomatis. Saya sendiri pernah mengalami situasi di mana produsen pipa berlapis gelombang mengatakan bahwa pipa tersebut memiliki fungsi untuk menghilangkan endapan secara otomatis. Mereka pun menolak saran saya untuk membersihkan air terlebih dahulu, dan memilih menggunakan pipa berlapis gelombang tersebut. Struktur pipa tersebut tentu saja tidak efektif; dalam waktu setahun saja, pipa tersebut sudah rusak. Jadi, pertanyaan terakhirnya, saya akan sebutkan sekilas saja; teman-teman pasti sudah memahaminya.

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.