HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Jika membuat diagram pelindung buta?

2016-12-01View Original

Thread Content

Bisakah dibicarakan bagaimana membuat diagram pelindung buta? Pemula yang mulai mempelajari manajemen blind plate perlu membuat diagram blind plate terlebih dahulu, tetapi tidak tahu hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan.
Reply #22016-12-01
Maksud Anda flange buta, ya? Cari standar yang sesuai, ikuti petunjuk di dalamnya.
Reply #32016-12-01
Yaitu, saat melakukan penghentian operasi atau perbaikan, diperlukan untuk membongkar dan memasang plat penutup, dan untuk itu perlu dibuat gambar rencana plat penutup tersebut. Jadi saya ingin bertanya, apakah ada panduan atau standar tertentu dalam penyusunan gambar rencana plat penutup tersebut?
Reply #42016-12-01
Pada awalnya, sebaiknya periksa manual terkait untuk melihat bagaimana cara melakukannya
Reply #52016-12-01
Oh, itu hanya sementara saja, kalau begitu gambarlah dengan merujuk pada dimensi flensa buta. Yang penting adalah data diameter luar, diameter lubang baut, dan jari-jari lingkaran bujur tengah lubang baut; semuanya harus sesuai. Lihat standar apa yang ingin digunakan untuk proyek Anda; untuk standar Amerika, Anda dapat merujuk pada ASME B16.5.
Reply #62016-12-01
Apakah yang dimaksud oleh pengguna forum adalah gambar dimensi pelat penutup buta? :o
Reply #72016-12-01
Apakah itu ditandai pada diagram blind plate dalam flowchart, berdasarkan lokasi pemasangan dan penghapusan blind plate di lapangan? Untuk menghidupkan/mematikan mesin?
Reply #82016-12-02
Bukankah ada **standar**nya? Lakukan saja segalanya sesuai dengan standar tersebut
Reply #92016-12-02
Pos ini terakhir diedit oleh qwl pada tanggal 2016-12-2 pukul 09:23. Ketebalan pelat penutup tersebut ditentukan berdasarkan perhitungan yang dilakukan. Dengan sering mengganti posisinya, dapat dibuat plat buta berbentuk angka 8. Sejumlah pelat penutup standar diproses secara mekanis, diberi tanda, dan disimpan untuk digunakan sebagai pelat penutup sementara di lokasi. Setelah pekerjaan dimulai, sebagian besar pelat tersebut hilang. Saat pekerjaan dihentikan lagi, perlu dibuat pelat pengganti, yang membutuhkan biaya bahan dan tenaga kerja.
Reply #102016-12-02
Yang ditanyakan oleh pengguna forum sebenarnya adalah mengenai diagram manajemen blind plate, yaitu proses pemasangan dan penurunan blind plate saat mesin dihidupkan atau dimatikan. Hal ini biasanya ditandai dengan jelas pada diagram alur, agar memudahkan pengelolaan saluran pipa
Reply #112016-12-02
Bukankah itu mirip dengan alat uji tekanan?~
Reply #122016-12-03
Sebenarnya, anggap saja pipa tersebut sebagai peralatan
Reply #132016-12-03
Kamu seorang ahli, jadi sepertinya mudah. Bagaimana bisa lupa membaca postingan ya, begadang di tengah malam. . . Bisa memecahkan telur emas di tengah malam?
Reply #142016-12-03
Dua metode: 1. Cari petunjuk atau spesifikasi yang sesuai. Biasanya, di sana sudah terdapat data dan gambar yang relevan. 2. Ukur data flensa tersebut, lalu gunakan data tersebut untuk membuat plat penutupnya. Dimensi-dimensi seperti jarak antar pusat, jumlah lubang baut, diameter luar, dan permukaan penutupnya akan sama dengan flensa aslinya. Namun, plat penutup standar umumnya sedikit lebih tipis daripada flensa aslinya (standar Amerika sama, sedangkan standar nasional sedikit berbeda)
Reply #152016-12-04
Buat daftar pemasangan dan penghapusan pelindung lubang, dengan mencantumkan spesifikasinya, waktu pemasangan/penghapusan, serta orang yang melakukannya.
Reply #162016-12-05
Manajemen pelat penutup, bukankah itu harus dicantumkan secara sistematis?
Reply #172016-12-05
Yaitu saat memulai atau menghentikan operasi, pertama-tama perlu ditandai di diagram PID mana saja yang perlu dipasangi blind plate. Setelah itu dibuat daftar blind plate tersebut, dilakukan verifikasi di lokasi, dan setelah disetujui baru dilakukan pekerjaan pemasangan blind plate. Saya melihat bahwa ada dua standar terkait pengelolaan plug blind: HG 30012-2013, Standar Keselamatan untuk Pekerjaan Pembukaan dan Penutupan Plug Blind di Area Produksi, dan AQ3027-2008, Standar Keselamatan untuk Pekerjaan Pembukaan dan Penutupan Plug Blind di Unit Produksi Bahan Kimia. Namun, kedua standar tersebut merupakan standar umum saja. Saya ingin bertanya, apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan saat menandai posisi plug blind pada diagram PID? Atau di tempat mana saja yang harus ditambahkan hal seperti ini...
Reply #182016-12-05
Apa maksudnya? Bagaimana cara menyusunnya secara sistematis?
Reply #192016-12-05
Ya~~ Gambar plat penutup yang ditandai pada diagram alur

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.