Thread Content
Nilai kalor pembakaran gas alam umumnya adalah 8500 KCal/Nm3. Apakah angka ini sudah mencakup panas yang dibawa pergi oleh uap air yang dihasilkan dari proses pembakaran gas alam? Misalnya, saat 100 meter kubik gas alam dibakar dengan suhu kontrol sebesar 800 derajat, bagaimana cara menghitung jumlah panas yang dihasilkan dari proses pembakaran tersebut?
Pos ini terakhir diedit oleh ylb913 pada tanggal 2016-12-6 pukul 19:48. Nilai kalor pembakaran yang umum digunakan adalah “nilai kalor rendah”, artinya uap air yang dihasilkan dari proses pembakaran dikeluarkan dalam bentuk uap air. “Nilai kalor tinggi” yang bersesuaian mencakup panas laten yang dilepaskan akibat kondensasi uap air. Saya pernah menghitung secara manual proses pembakaran gas alam. Pertama-tama, diperlukan informasi mengenai komposisi gas alam tersebut. Selanjutnya, perlu diketahui suhu tungku (yang sudah diketahui, yaitu 800°C). Setelah itu, ditambahkan pula panas yang dibawa oleh gas alam tersebut pada suhu tertentu (misalnya 40°C; nilai pastinya tergantung pada suhu tersebut). Ditambah lagi panas yang dibawa oleh udara yang digunakan untuk proses pembakaran (juga pada suhu 40°C; nilai pastinya tergantung pada suhu tersebut). Jumlah semua panas tersebut kemudian sama dengan panas yang dibawa pergi oleh produk pembakaran (enthalpi produk pada suhu 800°C), ditambah dengan kehilangan panas.