Thread Content
Mohon bantuan dari para ahli di sini. Tingkat perputaran karyawan di perusahaan saya sangat tinggi, sehingga para pekerja yang bertanggung jawab atas berbagai bidang pun mulai merasa tidak puas. Kami berencana untuk mengganti mereka dengan orang lain yang akan menjabat sebagai pekerja yang bertanggung jawab tersebut. Pertanyaan saya: Pertanyaan 1: Apakah untuk posisi pekerja yang bertanggung jawab atas desain dan proses produksi, haruslah seorang insinyur senior dengan gelar sarjana atau lebih? Bisa tidak menjadi insinyur pendamping di jurusan desain mekanik, tingkat sarjana? Pertanyaan 2: Selain peralatan dan spesialis pengukuran, apakah seorang insinyur pendamping juga bisa menangani pekerjaan pengelasan, bahan, inspeksi, dan pemeriksaan tanpa kerusakan? Pertanyaan 3: Apakah memungkinkan untuk menugaskan kepala bengkel sebagai orang yang bertanggung jawab atas peralatan dan pengaturan pengukuran? Tidak memiliki ijazah, tidak memiliki gelar profesional? Terima kasih kepada para ahli! ! ! !
Ketua bilang kamu mampu, berarti kamu memang mampu! ! !
Saat ini belum ada persyaratan yang seragam. . Di berbagai tempat, diterapkan persyaratan izin pembuatan ketel dan wadah bertekanan tersebut (draft rancangan untuk pengumpulan pendapat). . Tuntutannya cukup tinggi, jadi yang paling aman adalah mencari lembaga penilai yang akan digunakan, lalu konsultasikan dulu. . .
Lebih baik konsultasikan dulu dengan lembaga penilai...
Boleh saya tanya dengan sopan, apa pekerjaan seorang pengajar pembimbing?
Dalam peraturan dan standar yang berlaku, tidak ada ketentuan khusus mengenai gelar atau kualifikasi pendidikan yang harus dimiliki oleh orang yang bertanggung jawab atas sistem produksi. Namun, di zaman sekarang ini, pasti banyak sekali orang yang memiliki gelar sarjana atau gelar insinyur. Umumnya, orang yang bertanggung jawab atas sistem produksi harus memiliki pendidikan setingkat diploma ke atas, dan sebaiknya memiliki gelar insinyur pula. Jika tidak demikian, hal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan teknis perusahaan Anda sangat lemah, sehingga sulit untuk menjamin kualitas produknya.
Saya memiliki gelar sarjana dan gelar insinyur. Atasan saya menyuruh saya untuk mengikuti ujian A1... Ini merupakan daerah kecil di tingkat kabupaten, dan perusahaan milik negara yang besar di sini hanya memeriksa apakah saya memiliki sertifikat tersebut atau tidak, tanpa memeriksa detailnya.
Ini bukan soal tingkat pendidikan, melainkan soal kemampuan dan tanggung jawab. Jika Anda tidak memiliki kemampuan tersebut, Anda tidak akan mampu memikul tanggung jawab itu. Dengan kata lain, jika kemampuanmu tidak memadai, meskipun kamu menjabat posisi tersebut, hal itu justru akan merugikanmu. Orang yang pertama kali menerima posisi ini harus memikirkannya dengan matang terlebih dahulu.