Thread Content
Para ahli yang terhormat, belakangan ini saya membaca materi pelajaran termodinamika kimia mengenai perhitungan keseimbangan fase uap-cair menggunakan EOS. Saya punya pertanyaan: biasanya dalam buku pelajaran disebutkan bahwa ekspresi koefisien fugasi komponen di fase uap dan fase cair adalah sama. Namun, saat menghitung fugasi komponen dalam campuran fase cair, ekspresi koefisien fugasi tersebut perlu diganti, di mana volume V digantikan dengan volume molar fase cair, sedangkan komposisi digantikan dengan fraksi mol komponen tersebut di fase cair. Biasanya hal ini begitu saja dijelaskan begitu saja. Namun pada kenyataannya, untuk ekspresi koefisien fugasi komponen-komponen dalam fase cair, perhitungannya dilakukan dengan mengintegralkan dari volume fase cair yang terbatas, yaitu Vt (volume fase cair pada suhu T dan tekanan p), hingga volume yang tak terhingga (saat suhu T dan tekanan p mendekati 0). Pertanyaanku adalah, apakah ketika tekanan mendekati 0, volume fase cair juga akan mendekati tak terhingga? Sebenarnya, ketika tekanan mendekati 0, seharusnya tidak ada fase cair. Mohon para ahli membantu menjawab pertanyaan ini, terima kasih!
Sekarang saya mengerti apa yang terjadi. Sebenarnya, dalam matematika, EOS dapat digunakan untuk mendeskripsikan perilaku p-V-T dari campuran uap dan cairan. Dengan kata lain, EOS memungkinkan kita untuk menghitung volume fase cair dari nilai tertentu hingga tekanan menjadi 0, yaitu pada kondisi gas yang sangat encer. Untuk penjelasan lebih lanjut, lihat buku “Mekanika Termal Molekuler Fluida” karya Hu Ying, halaman 291.