Thread Content
Perusahaan kami merupakan pabrik pengolahan kokas dengan kapasitas 700.000 ton per tahun. Proses produksi gasnya melibatkan tahapan-tahapan berikut: tungku kokas – separator gas-cair – pendingin awal – elektrokoletor – blower – menara desulfurisasi. Karena suhu gas keluar dari belakang blower mencapai 55 derajat, gas tersebut langsung masuk ke tangki desulfurisasi. Hal ini menyebabkan suhu sistem desulfurisasi tidak stabil. Saat ini, telah ditambahkan satu set tower pendingin tambahan di belakang blower (dengan struktur yang sama seperti cooler awal) serta tower turbulensi. Gas akan melewati tower pendingin dan tower turbulensi sebelum masuk ke tangki desulfurisasi. Setelah proses desain selesai, biro perancang menyatakan bahwa luas permukaan pertukaran panas pada menara pendingin tersebut adalah 1050 m2. Saat ini, diperlukan penambahan volume air sebesar 800 m3/jam. Diketahui: Suhu air masuk ke menara pendingin adalah 25 derajat, sedangkan suhu air keluar adalah 30 derajat. Suhu masukan gas adalah 55 derajat. Suhu desain ekspor adalah 30 derajat. Desain kapasitas gas mencapai maksimal 40.000 meter kubik/jam. Mohon bantuan dari para ahli untuk menghitungnya. Karena pihak perusahaan desain tidak memberikan informasi mengenai seberapa besar tower pendingin, tangki air, pompa sirkulasi air, serta spesifikasi motor yang diperlukan oleh perusahaan saya
Sekarang sudah ada perusahaan khusus yang memproduksi dan menjual menara pendingin air. Anda dapat menghubungi mereka, tanpa perlu merancangnya sendiri. Namun, desain sistem air sirkulasi dan pemilihan pompa umumnya ditentukan oleh keperluan dan konfigurasi perusahaan tersebut. Pertama-tama, perlu ditentukan volume sirkulasi dan tekanan yang diperlukan, kemudian baru menentukan pompa serta motor pendukungnya.
Biarkan saja biro desain yang menghitungnya, toh tidak akan menambah biaya yang banyak~