Thread Content
Postingan ini terakhir diedit oleh qiuqiu0810 pada tanggal 21-12-2016 pukul 11:35. Di daerah utara pada musim dingin, pompa air yang digunakan dalam sistem pasokan air bersih sangat mudah membeku. Untuk mengatasi hal ini, kita perlu mengambil langkah-langkah tertentu untuk merawat pompa air tersebut. Berikut adalah enam hal yang perlu diperhatikan terkait pompa air di musim dingin. Perlu dilakukan perawatan yang rutin untuk mencegah keretakan pompa akibat pembekuan, sehingga masa pakai pompa dapat diperpanjang. 1. Jika pompa air membeku, gunakan air panas atau air mendidih untuk menuangkan ke dalam pompa agar esnya mencair. Atau panaskan casing pompa air. 2. Letakkan pompa di lingkungan dengan suhu normal. Suhu di atas nol derajat sudah cukup. 3. Kosongkan air yang ada di dalam pompa air, lalu isi kembali airnya saat akan digunakan. Mencegah pompa air membeku dan pecah. 4. Gunakan pompa bawah tanah. Pompa air diletakkan di dalam sumur. Umumnya, pompa air yang berada di dalam sumur berada pada kedalaman yang cukup jauh dari permukaan tanah, sehingga tidak akan membeku. 5. Gunakan pompa air tipe isolasi termal. Tambahkan lapisan isolasi ke dalam uap atau air panas. Untuk mencegah pompa air membeku. 6. Gunakan pompa sentrifugal yang bukan tipe self-priming. Saat digunakan, tambahkan air saja
Berdasarkan kondisi penggunaannya, gunakan langkah-langkah pencegahan pembekuan yang sesuai.
Bukankah cukup menggunakan lapisan pemanas atau sistem pemanas listrik untuk menjaga suhunya? ? ?
Lengkap sekali. Tapi mengenai poin nomor 1, kalau terjadi pembekuan, kemungkinan besar casing pompa akan rusak...
Jika pompa airnya membeku, apakah casing pompanya akan pecah karena beku?