Thread Content
Hari ini saya melihat sebuah postingan yang menjelaskan prinsip kerja alat penurun suhu dan tekanan. Di akhir postingan tersebut, penulisnya berkata, “Baik alat penurun tekanan maupun alat penurun suhu, keduanya bekerja dengan cara menurunkan tekanan terlebih dahulu, baru setelah itu menurunkan suhu. Bisakah Anda memahami alasannya?” “ Belum mengerti. Ada yang sudah paham? Bagikan saja
Reduser suhu dan tekanan, saya hanya tahu bahwa alat ini digunakan untuk uap air. Yang pernah saya lihat bekerja dengan cara menurunkan tekanan terlebih dahulu, lalu suhu. Ada juga yang tidak menurunkan tekanan, hanya menurunkan suhu saja (setelah suhunya diturunkan, uapnya tetap berupa uap panas).
Jika suhu diturunkan terlebih dahulu, uap akan masuk ke zona jenuh terlebih dulu. Saat tekanan diturunkan, akan terbentuk air kondensat, yang tidak menguntungkan untuk pengendalian air pendingin selanjutnya.
Menurut persamaan keadaan gas ideal, ketika volume tetap, suhu dan tekanan berbanding lurus. Oleh karena itu, ketika tekanan menurun, suhu juga akan menurun.
Tekanan dikurangi tanpa menurunkan suhu; uap air menjadi superpanas. Jika suhu diturunkan terlebih dahulu, maka akan terbentuk air yang mengembun
Proses penurunan tekanan akan menyebabkan perubahan suhu, sedangkan proses penurunan suhu pada dasarnya hanya bertujuan untuk menurunkan suhu saja. Oleh karena itu, sebaiknya terlebih dahulu dilakukan proses yang menghasilkan banyak perubahan, lalu baru proses yang menghasilkan sedikit perubahan. Dengan cara ini, akan lebih mudah untuk mengontrol suhu dan tekanan di keluaran
Pertanyaannya tidak ada masalah. Penjelasannya di lantai atas sudah sangat jelas
Pada uap jenuh, suhu dan tekanan berbanding lurus. Jika tekanan tetap, penurunan suhu terlebih dahulu akan menghasilkan air kondensat, yang menyebabkan efek water hammer di dalam saluran pipa. Jika tekanannya dikurangi terlebih dahulu, uap air akan berada dalam keadaan superpanas. Pada saat itu, dengan menambahkan air secukupnya untuk menurunkan suhu, tujuan yang diinginkan dapat tercapai.
Pengurang tekanan dan pengatur suhu bekerja dengan cara mengurangi tekanan terlebih dahulu, baru kemudian mengurangi suhu. Jika suhu dikurangi terlebih dahulu dengan menambahkan air, maka akan terjadi efek water hammer.