Thread Content
Ikuti contoh 7.5 dalam buku “Proses Simulasi Praktik” karya Sun Lanyi, untuk melakukan perhitungan pada ekschanger panas tipe tabung. Luas permukaan transfer panasnya adalah 20 m2, sedangkan koefisien perpindahan panasnya adalah 230 W/(m2·°C). Koefisien ini digunakan untuk mendinginkan udara yang berada pada suhu 50°C, dengan laju aliran 5040 dan tekanan 200 kPa, hingga suhu 35°C. Media pendinginnya adalah air dingin dengan suhu 25°C dan tekanan 300 kPa. Tekanan penurunan pada sisi shell dan tube masing-masing adalah 15 kPa dan 10 kPa. Tentukan suhu keluaran dan laju aliran air pendinginnya. Pada awalnya saya mencoba melakukannya sendiri, tanpa mengubah nilai “Tube Passes Per Shell”. Saya menggunakan nilai default, yaitu 2. Hasilnya, laju aliran fluida adalah 1289, sedangkan suhu keluaran adalah 38,99. Selain itu, sistem memberi peringatan bahwa faktor koreksi Ft-nya terlalu rendah. Setelah saya mengubah nilai “Tube Passes Per Shell” menjadi 1 sesuai petunjuk yang ada di buku tersebut, laju aliran fluida berubah menjadi 777,8, sedangkan suhu keluaran menjadi 48,35. Jika dipikirkan dengan seksama, sebenarnya yang tersirat dalam buku tersebut adalah bahwa ini merupakan heat exchanger tipe kontralir (yang seharusnya berpengaruh pada koefisien pertukaran panas), hanya saja saya sebelumnya tidak menyadarinya. Yang ingin saya tahu adalah: 1. Apa sebenarnya itu Ft Correction Factor? ; 2. Mengapa Hysys menyimpulkan bahwa faktor koreksi Ft terlalu rendah? Terima kasih~~~~
Faktor koreksi LMTD (log mean temperature difference), yaitu Ft, seharusnya bernilai lebih dari 0,8. Faktor ini merupakan koefisien koreksi untuk perbedaan suhu rata-rata secara logaritmik