Thread Content
Postingan ini terakhir diedit oleh libingtaoff8 pada tanggal 2016-12-28 pukul 20:36. Menurut prosedur yang berlaku, pertama-tama gunakan isolator, lalu pasang gas penghimpit tingkat satu, dan terakhir pasang gas penghimpit tingkat dua. 。 。 。 Setelah isolator digunakan, apa dampaknya jika gas pengunci tingkat dua diberikan terlebih dahulu, lalu baru gas pengunci tingkat satu? ? ?
Selama mesin belum diberi tekanan udara dan tidak ada kebocoran minyak, urutan pemasangan komponen mana pun tidak masalah. Tidak ada pengaruh yang signifikan. Pertama-tama, masukkan gas isolasi terlebih dahulu, lalu masukkan minyaknya. Untuk gas pengunci tingkat satu dan dua, keduanya boleh dimasukkan kapan saja, tetapi sebelum mesin diisi dengan udara bertekanan, gas pengunci tingkat satu harus sudah digunakan terlebih dahulu. Jadi, prosedur yang biasa dilakukan adalah: menyuplai gas isolasi, membiarkan mesin beroperasi sambil mengalirkan minyak, menyuplai gas segel tingkat satu dan dua, mengisi tekanan ke dalam badan mesin, lalu menyalakan mesin.
Mengingat sumber udara yang digunakan untuk penyegelan, pertama-tama gunakan udara isolasi, lalu udara di antaranya
Yakni, pertama-tama pasang nitrogen isolasi, lalu pasang saluran minyak; pertama-tama hentikan aliran minyak, baru setelah itu hentikan nitrogen isolasi, agar minyak tidak masuk ke dalam unit dan tidak bisa dikendalikan. Yang disebut urutan hanyalah kedua yang ini saja, yang lainnya bisa digunakan sebelum mesin dihidupkan. Dalam kondisi normal, semuanya digunakan, kecuali setelah perbaikan.
Apakah mesin hanya bisa diproses setelah menggunakan penyegel tingkat satu? Apakah perlu menggunakan gas penutup saat menggantikan udara di dalam mesin dengan nitrogen bertekanan rendah? Tekanan umumnya mencapai sekitar 0,5 Mpa. Menurut saya, tidak perlu menggunakan sistem tersebut, bukan?
Saat melakukan perbaikan atau penggantian, gas penutup tidak digunakan, kan?
Tidak perlu mengaktifkan sistem perbaikan atau penggantian seal gas kering, kan?