Thread Content
Baru-baru ini terjadi kecelakaan di asrama perusahaan kami. Asrama tersebut sudah direnovasi selama lima tahun, dan saklar serta stopkontak di dindingnya sudah usang. Suatu malam, para karyawan terbangun karena melihat adanya api di dalam asrama. Mereka segera keluar untuk mengambil alat pemadam api guna memadamkan api tersebut. Api pun segera padam. Kecelakaannya tidak parah, tetapi karena digunakannya alat pemadam api berbentuk serbuk kering, seluruh ruang asrama menjadi putih dan kotor. Cuaca semakin dingin, sehingga konsumsi listrik meningkat secara signifikan. Untuk mencegah kebakaran akibat penggunaan listrik, perhatikan hal-hal berikut: 1. Hindari terjadinya panas berlebih pada peralatan listrik yang dapat memicu kebakaran ; 2. Beban yang digunakan saat mengganti perangkat listrik cukup besar, jadi pastikan untuk memeriksa kabel di dalam ruangan serta saklar pengaman terhadap kebocoran listrik ; 3. Jangan gunakan stopkontak yang sama untuk beberapa perangkat elektronik sekaligus; penggunaan stopkontak serbaguna sudah dilarang secara resmi ; 4. Perhatikan pemeliharaan dan perbaikan peralatan listrik ; 5. Peralatan listrik tidak boleh digunakan secara terus-menerus dalam waktu yang lama, agar tidak menimbulkan kebakaran ; 6. Pastikan perangkat elektronik memiliki kondisi pendinginan yang memadai. Jangan letakkan benda-benda yang mudah terbakar seperti tirai, buku, pakaian, dan sebagainya di sekitar televisi, AC, komputer, dan perangkat elektronik lainnya ; 7. Jangan gunakan beberapa peralatan berdaya tinggi secara bersamaan, terutama peralatan yang memiliki daya lebih dari 1000W ; 8. Jangan mencolokkan kabel secara sembarangan. Gunakan fuse yang aman, dan dilarang keras menggunakan kawat tembaga sebagai pengganti fuse ; 9. Jika terjadi berbagai situasi darurat, segera matikan sumber listriknya, misalnya ketika peralatan listrik mengeluarkan asap, ada kebocoran gas, atau air masuk ke dalam rumah. 10. Baik di rumah maupun di kantor, harus mengetahui dengan pasti lokasi peralatan pemadam kebakaran, dan juga harus bisa menggunakannya sendiri.
Ini merupakan pelajaran berharga yang sebenarnya. Kebakaran akibat listrik lebih sering terjadi di musim dingin
Asrama perusahaan tidak seperti rumah; kabel-kabelnya sudah usang, dan banyak sekali kasus kabel yang dipasang secara sembarangan. Namun untungnya, orang-orang yang ada di sana tetap tenang, dan reaksi pertama mereka adalah segera keluar untuk mengambil alat pemadam api guna memadamkan api.
Ini juga membuktikan kebenaran dan pentingnya “tiga pemahaman dan tiga kemampuan”, serta “empat keterampilan”.
Pastikan perangkat elektronik memiliki kondisi pendinginan yang memadai. Jangan letakkan benda-benda yang mudah terbakar seperti tirai, buku, pakaian, dan sebagainya di sekitar televisi, AC, komputer, dan perangkat elektronik lainnya