Thread Content
Alat apa yang digunakan untuk mengukur aliran aspal? Apakah plate lubang itu bisa digunakan? Bagaimana cara memverifikasi? Bagaimana memilih katup pengatur?
Tidak disarankan menggunakan papan kosong, bagaimana cara mengukur tekanannya? Lagipula, bahan tersebut sangat lengket dan bisa menyumbat saluran. Usahakan pilih yang memiliki kerugian tekanan yang rendah. Apapun yang Anda pilih, ingat satu hal: jangan pernah matikan sistem pemanasnya.
Mass flow meter, paddle flow meter, target flow meter
Jika kondisi suhu memungkinkan, pertimbangkan penggunaan flow meter ultrasonik. Pilihan tradisionalnya adalah flow meter tipe target. Masalah terbesar dari benda ini adalah saat sudah mengeras dan perlu dilelehkan lagi, pompa harus dihidupkan. Saya pernah melihat lubang pembuangan tersebut menjadi berbentuk corong akibat tekanan yang tinggi.
Menggunakan flow meter berbentuk wedge seharusnya tidak masalah
Setelah dipertimbangkan berulang kali, penggunaan flow meter berbentuk wedge merupakan pilihan terbaik. Alat ini memiliki tekanan penurunan yang rendah dan hambatan aliran yang kecil. Tekanan dapat diukur melalui membran yang terletak di bagian depan dan belakang flow meter tersebut
Disarankan menggunakan flow meter jenis massa aliran, perhatikan pemanasan dan isolasi termalnya
Disarankan menggunakan alat pengukur tipe wedge atau mass flow meter, serta flow meter tipe dua rotor.
Disarankan setelah memposting, untuk berbagai hal seperti ini sebaiknya buat postingan penjelasan, cari ahli untuk menjelaskannya.
Menggunakan ultrasonik suhu tinggi, hasilnya cukup baik.
Flow meter berbentuk wedge sangat praktis; jika memungkinkan, gunakan yang berbentuk persegi panjang
Untuk mengukur kualitas aspal, saya menyarankan penggunaan flow meter tipe target HKB. Flow meter aspal HKB merupakan jenis flow meter tipe target yang dirancang untuk digunakan pada suhu tinggi. Alat ini memiliki sensitivitas yang tinggi, tidak memiliki komponen bergerak, sehingga kerugian tekanannya rendah. Flow meter ini cocok digunakan dalam situasi di mana viskositas cairan tinggi, cairan mudah menyumbat saluran, dan kecepatan alirannya lambat. Panjang badan flowmeter aspalnya adalah 6,6 cm. Karena strukturnya yang berbentuk sambungan antara dua bagian, lebar saluran pada flowmeter aspal ini cukup sempit. Hal ini memungkinkan zat yang mengalir di dalam flowmeter untuk segera mencapai suhu operasionalnya. Desain sensor suhu yang unik pada flowmeter ini memiliki keunggulan berupa penyimpangan suhu yang rendah, ketahanan terhadap kotoran, serta kemampuan untuk menahan gangguan-gangguan eksternal. Oleh karena itu, flow meter aspal digunakan secara luas untuk fluida berviskositas tinggi yang mudah menggumpal pada suhu tinggi, seperti belerang cair, lilin cair, aspal emulsi, lateks, dan tar batu bara. Ciri-ciri media semacam ini adalah viskositasnya yang tinggi, mudah menggumpal, dan laju alirannya rendah. Karena itu, meteran aliran tipe kecepatan atau tipe perbedaan tekanan tidak dapat digunakan untuk mengukurnya. Selain itu, karena media ini mengandung zat-zat kotor berbentuk partikel, maka meteran aliran tipe volumetrik yang memiliki komponen berputar juga sulit digunakan. Flow meter aspal HKB tidak memiliki komponen bergerak, memiliki sensitivitas yang tinggi, mampu mengukur kecepatan aliran hingga 0,08 m/dtk. Alat ini tahan terhadap kotoran dan penyumbatan, sehingga sangat cocok digunakan untuk media semacam ini.