HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Sepuluh Aturan Mengenai Produksi dan Penggunaan Hidrogen

2016-11-23View Original

Thread Content

10 Aturan terkait produksi dan penggunaan hidrogen: 1. Dalam proses produksi dan penggunaan hidrogen, perlu dibuat “prosedur teknis keselamatan produksi hidrogen” yang sesuai dengan karakteristik proses produksi serta kebutuhan keselamatan kerja yang sebenarnya. Perlu pula ditetapkan langkah-langkah pengelolaan keselamatan untuk mencegah terbentuknya muatan listrik statis pada kompresor, saluran pipa, dan sistem pembuangan gas. Selain itu, perlu ada sistem pengelolaan keselamatan yang efektif untuk mencegah masuknya udara ke dalam peralatan dan sistem produksi, serta mencegah masuknya hidrogen bertekanan tinggi ke dalam sistem kompresor atau sistem utilitas lainnya seperti nitrogen. Setelah mendapat persetujuan dari para pimpinan teknis yang berwenang serta pihak pengelola terkait, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara ketat. 2. Sebenarnya, dengan memperkuat manajemen peralatan pada sistem hidrogen, maka masalah seperti korosi akibat hidrogen dan kerapuhan akibat hidrogen pada peralatan yang berada di area bertekanan tinggi dapat dicegah. Hal ini dilakukan melalui analisis teknis secara berkala serta pemeriksaan kebocoran pada sistem tersebut. Jika menemukan masalah, segera atasi agar tetap dalam kondisi baik dan memenuhi standar. 3. Sebelum mengisi hidrogen ke dalam perangkat atau sistem tersebut, perlu dilakukan proses pembersihan menggunakan gas inert seperti nitrogen, atau dengan menggunakan katup pembuangan udara untuk mengeluarkan udara yang ada di dalam sistem. Proses ini berlanjut hingga sampel yang diambil dari sistem tersebut memenuhi standar yang ditentukan. 4. Dilarang keras membuang hidrogen di dalam peralatan atau pabrik. Saat melakukan proses pembersihan dan penggantian gas, serta penurunan tekanan, gas tersebut harus dibuang melalui jaringan pipa api sistem. Ketika hidrogen bocor atau menumpuk dalam jumlah yang besar, sumber hidrogen harus segera diputus. Gunakan uap sebagai pelindung atau lakukan proses ventilasi. Jangan lakukan segala tindakan yang berpotensi menghasilkan percikan api. 5. Dalam penggunaan hidrogen, perlu diterapkan standar GB4962 “Pedoman Teknis Keamanan Penggunaan Hidrogen”. Selain itu, perlu dibentuk sistem pemeriksaan berkala pada malam hari untuk memastikan tidak adanya kebocoran hidrogen. 6. Unit yang membeli hidrogen dari pihak luar harus menerapkan sistem pemeriksaan kualitas hidrogen yang ketat saat barang tersebut masuk ke pabrik. Sampel hidrogen perlu diambil sebesar 3%~5% untuk dianalisis. Jika ditemukan masalah kualitas, harus dilakukan analisis sampel 100%. 7. Dalam proses pengisian hidrogen, perlu ditunjuk petugas khusus yang bertanggung jawab, atau menentukan petugas di posisi terkait yang juga bertanggung jawab atas hal tersebut. Sebelum memulai pekerjaan, para pekerja perlu mendapatkan pelatihan mengenai sifat mudah terbakar dan meledaknya gas neon, serta pengetahuan teknis keamanan yang terkait. Mereka hanya boleh memulai pekerjaan setelah lulus ujian tersebut. 8. Untuk saluran penghubung tabung hidrogen, harus digunakan pipa tembaga dan sambungan tembaga; penggunaan bahan karet sebagai penggantinya dilarang keras. Katup sambungan untuk tabung hidrogen hasil elektrolisis harus sesuai dengan tabung yang digunakan untuk pengisian hidrogen secara langsung, dan jumlahnya tidak boleh lebih dari lima tabung. Jika ada katup sambungan yang berlebihan, maka perlu dipasang sumbat khusus, dan perlu dilakukan pemeriksaan kebocoran untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik. 9. Dalam proses pengisian hidrogen, dilarang keras melakukan tindakan benturan atau pukulan. Tabung hidrogen tidak boleh diletakkan di dekat sumber panas, dan pada musim panas perlu dihindarkan dari sinar matahari langsung. 10. Selama proses pengisian hidrogen, jika pengisian hidrogen perlu dihentikan sementara karena berbagai alasan, maka kompresor oksigen harus dimatikan, katup masuk dan keluar harus ditutup, atau tangki penampung harus disegel, agar tekanan tetap terjaga. Sebelum proses pengisian ulang hidrogen dilakukan, katup/ saluran pengisian hidrogen perlu dibersihkan menggunakan nitrogen. Jika tangki penampung tidak dapat mempertahankan tekanan positif, tangki tersebut juga perlu dibersihkan hingga mencapai kondisi yang memadai.
Reply #22016-11-23
Sebelum mengalirkan hidrogen ke dalam perangkat atau sistem tersebut, perlu dilakukan proses pembersihan menggunakan gas inert seperti nitrogen, atau dengan memasukkan air melalui katup pembuangan udara, hingga hasil analisis sampel dari sistem tersebut memenuhi standar yang ditetapkan

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.