Thread Content
Pada perjalanan dinas terakhir, cangkir milik Hai Chuan tertinggal di hotel. Kali ini saat perjalanan dinas, saya tidak membawa power bank untuk laptop. Power bank memang jarang saya gunakan. Petugas hotel dengan baik hati meminjamkan satu kepada saya, tapi saya tidak membutuhkannya~~~~ Akhirnya saya harus membawa hard drive eksternal ke warnet. Sangat menyebalkan~~~~ Benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa~~~~ Daya ingat saya semakin buruk. Sekarang saya duduk di warnet untuk mengedit file~~~~
Terkadang lupa membawa charger, jadi tidak punya pilihan selain membeli yang baru, sehingga di rumah banyak sekali charger.
Power supply saya cukup khusus, tidak bisa digunakan secara umum. Rekan yang pergi dinas terakhir kali, kami berempat, menggunakan tiga jenis kabel pengisi daya untuk laptop. Membelinya tidak sepadan, lebih baik pergi ke warnet saja. Butuh waktu lama untuk sampai ke sana; saya akan kembali besok. Sudah enam atau tujuh tahun saya tidak pergi ke warnet, dan ketika saya datang ke sana, petugas warnet malah memandang saya dengan sinis~~~~~
Saya pergi dinas sebanyak 3 kali, dan dalam perjalanan menggunakan kereta api/mobil, saya kehilangan 3 botol termos: L:L
Orang kaya, terakhir kali yang hilang adalah termos, sekitar dua ratusan saja~~~~ Otakku ini…~~~
Bawalah uang yang cukup, maka tidak perlu khawatir akan apa pun.:lol
Hehe, untuk perjalanan dinas, yang penting bersiap sederhana saja, saya tidak pernah membawa banyak barang tak penting lainnya
Setelah itu, saya tidak membeli termos Migo lagi. Karena tidak percaya pada takdir, hilang lagi lalu dibeli lagi, dibeli lagi lalu hilang lagi, petunjuknya juga hilang{:3_60:}
Pernah kehilangan satu potong pakaian. Membeli baju baru untuk perjalanan dinas; harganya agak mahal. Setibanya di hotel, saya melepas baju tersebut dan menggantungnya di lemari. Keesokan harinya sibuk mengejar pesawat, lupa mengambilnya. Sesampainya di rumah, saya teringat untuk menelepon hotel tersebut dan meminta mereka memeriksanya. Ternyata, kamar tersebut sudah tidak ada lagi. Sedih sekali:lol
Pernah kehilangan satu potong pakaian. Membeli baju baru untuk perjalanan dinas; harganya agak mahal. Setibanya di hotel, saya melepas baju tersebut dan menggantungnya di lemari. Keesokan harinya sibuk mengejar pesawat, lupa mengambilnya. Sesampainya di rumah, saya teringat untuk menelepon hotel tersebut dan meminta mereka memeriksanya. Ternyata, kamar tersebut sudah tidak ada lagi. Sedih sekali:lol
Belum pernah mengalami hal itu. Hanya sekali saja saya lupa membawa charger ponsel saya :D
Lupa membawa kunci rumah di kereta cepat.
Ini, kalau ada keluarga, tidak terlalu masalah. Seorang teman masa kecilku menjatuhkan token keamanannya di hotel. Hal tersebut berisiko menyebabkan bocornya informasi rahasia, dan bukan hanya soal denda saja. Untungnya, petugas hotel berhasil menemukan token tersebut. Sepertinya masih ada lebih banyak orang baik~~~~
Ini merupakan produk yang umum digunakan, dan dapat dibeli~~~~
Saya biasanya hanya membawa dua set pakaian saat keluar rumah. Saat pergi dalam perjalanan kerja yang berlangsung lama, mungkin saya akan membawa lebih banyak pakaian. Saat masuk, periksa rumah tersebut terlebih dahulu, dan saat keluar, periksa lagi sekali, dengan sangat teliti. Setiap kali saya selalu menyisakan waktu yang cukup~~~~ Biasanya saya menyisihkan waktu tambahan sekitar 1 hingga 2 jam~~~~ Umumnya saya tidak pernah lupa membawa barang dari rumah saat bepergian, kecuali beberapa kali saya lupa membawa gelas minum~~~~ Karena dulu saya selalu minum air dalam kemasan saat keluar rumah~~~
Sebotol air, dua set pakaian, buku catatan, charger~~~~ Dompet, KTP, kartu kredit~~~ Yang lainnya bisa diabaikan~~~
Sedih sekali, port di komputernya tidak kompatibel. Tidak ada yang menjualnya di toko komputer~~~~ Hari itu saya terburu-buru, jadi langsung pergi ke warnet saja~~~~