Katup – Permukaan penyegel – Pemilihan bahan pengisi – Shanghai Wachi Valve
Thread Content
Postingan ini terakhir diubah oleh Sammy_Wang pada tanggal 2016-11-23 pukul 08:52. Banyak sekali katup yang dapat berfungsi dalam berbagai kondisi kerja. Namun, jika pemilihannya tidak tepat, kinerja dan umur pakai katup tersebut akan menurun secara signifikan. Untuk memilih katup yang tepat dan sesuai, pertama-tama perlu dipahami bahan-bahan komponen penyusun katup tersebut serta kondisi kerja yang cocok untuknya. Pemilihan katup harus dilakukan berdasarkan ruang lingkup penggunaannya, agar katup dapat berfungsi secara optimal. Bahan permukaan penyegel: Permukaan penyegel merupakan bagian paling penting dari katup. Kualitas permukaan penyegel ini sangat mempengaruhi umur pakai katup tersebut. Umumnya, bahan untuk permukaan sirkulasi perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti ketahanan terhadap korosi, ketahanan terhadap goresan, ketahanan terhadap erosi, dan ketahanan terhadap oksidasi. Bahan lunak ● Karet (termasuk karet nitril, karet fluorokarbon, dll.) ● Plastik (politetrafloroetilen, nilon, dll.)Bahan penyegel keras ● Paduan tembaga (digunakan untuk katup bertekanan rendah) ● Stainless steel kromium (digunakan untuk katup bertekanan sedang dan tinggi) ● Paduan Stellite (digunakan untuk katup bertekanan tinggi dan katup yang tahan terhadap korosi) ● Paduan nikel (digunakan untuk media yang bersifat korosif)
Bahan pengisi Pada katup, bahan pengisi digunakan untuk mengisi ruang di dalam kompartemen pengisi katup, sehingga mencegah cairan/medium bocor melalui batang katup dan ruang kompartemen pengisi tersebut. Pengisi lunak: Pengisi berbahan nabati lebih murah, dan sering digunakan pada katup bertekanan rendah di bawah 100°C. Pengisi berbahan mineral dapat digunakan untuk katup pada suhu 450–500°C. Suhu media pengisi O-ring karet umumnya dibatasi di bawah 60°C. Pada katup bertekanan dan suhu tinggi, bahan pengisi juga dibuat dari serat asbes murni yang dicampur dengan serbuk grafit berbentuk lembaran, lalu dipadatkan. Pengisi keras terbuat dari bahan nabati, yaitu rami, kapas, jute, dan sebagainya; atau dari bahan mineral, seperti serat asbes. Ada juga tali yang dibuat dengan mencampur serat asbes dengan kawat logam dan dilapisi bubuk grafit. Selain itu, ada pula pengisi berbentuk padat, serta bahan pengisi berbahan grafit fleksibel yang dikembangkan belakangan ini. Pemilihan suhu penggunaan bahan pengisi yang umum digunakan, bahan pengisi yang sesuai untuk media yang umum digunakan, hubungan antara jenis bahan katup dan suhu, pemilihan bahan untuk badan katup, penutup katup, dan katupnya sendiri, serta pemilihan bahan untuk permukaan penyegel dan bahan pengisi