HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Cerita di Sekelilingku 03——(Lanjutan) Kisah di Balik Sebuah Sarung Tangan yang Rusak

2016-11-26View Original

Thread Content

Ini adalah sarung tangan yang rusak. Sebenarnya, ini adalah sarung tangan karet pelindung tangan kiri yang sudah usang dan tidak layak digunakan lagi. Lapisan kulit karetnya sudah menua, dan di beberapa bagian sudah retak. Dari 5 sarung jari tersebut, 2 di antaranya rusak: sarung jari manisnya terpotong habis, sedangkan sarung jari telunjuknya tampak rusak akibat digigit sesuatu; bentuknya tidak rata dan terlihat jelek. Saya mengikatnya pada batang horizontal tempat handuk digantung, yang berada di belakang pintu lemari pakaian. Setiap kali saya membuka pintu lemari untuk mengganti pakaian saat pergi bekerja atau pulang kerja, sarung tangan yang rusak itu selalu muncul di depan mata saya. Seperti seorang narapidana yang telah menderita ketidakadilan berat, ia memperlihatkan jari-jarinya yang rusak, mulutnya yang terbuka, giginya yang terlihat, serta darah yang mengalir dari tubuhnya. Ia seolah-olah menangis sambil menceritakan kejadian yang terjadi 2 tahun yang lalu… Saya ingat betul bahwa saat itu adalah shift malam yang panjang; saya sedang melakukan pekerjaan memasukkan benang ke dalam mesin pemintal. Prosedur operasi yang aman untuk proses pemberian benang ke mesin pelintir secara eksplisit menetapkan bahwa operator harus memasukkan berkas benang ke celah antara rol atas mesin pelintir, sementara kedua tangan harus dijauhkan dari mesin tersebut. Serat tersebut dapat melewati mesin pelilit dengan lancar berkat gaya cengkeraman rol atas mesin pelilit dan putarannya. Prosedur standarisasi keamanan dalam pekerjaan ini sudah diketahui oleh semua orang. Namun, agar benang dapat masuk ke mesin pelilit dengan lebih cepat, lebih baik, dan lebih lancar, banyak pekerja yang terbiasa menggunakan tangan kiri untuk memegang benang tersebut dan memasukkannya ke mesin pelilit. Saya juga selalu melakukan hal yang sama di masa lalu, dan tidak pernah ada kesalahan apa pun. Tentu saja, kali ini pun tidak terkecuali. Saya dengan cepat memotong ikatan benang tersebut, lalu memasukkan ujung ikatan benang itu ke bagian rol atas mesin pelilit. Setelah itu saya menutup rol atas tersebut. Sambil memegang ikatan benang dengan tangan kiri, saya menghidupkan mesin pelilit tanpa perlu melihat posisi tangan kiri saya. Berpikir dalam hati: Entah sudah berapa kali gerakan ini dilakukan. Bisa dilakukan meski dengan mata tertutup. Saat mesin pelintir tersebut dihidupkan, saya tiba-tiba merasakan bahwa tangan kiri saya yang memakai sarung tangan tertekan kuat oleh rol atas mesin tersebut, sehingga jari-jari saya terasa sangat sakit akibat tekanan yang besar itu. Saya sangat terkejut, lalu segera menekan tombol penghentian mesin… Dalam keadaan panik, saya berusaha menggerakkan jari-jari yang sedikit bengkak dan mati rasa (untungnya tulang-tulangnya tidak terluka parah). Saya memandangi sarung tangan yang rusak akibat gigitan mesin tersebut. Tulang belakang saya terasa dingin, dan saya merasa sangat takut. Saya menyimpan sarung tangan pelindung yang sudah rusak parah ini, yang memang tidak mungkin diperbaiki lagi, di dalam lemari pakaian. Akan menemani saya seumur hidup, selalu mengingatkan saya akan pentingnya keselamatan.
Reply #22016-11-26
Berbagi pengalaman pribadi, terima kasih atas pengingatannya.
Reply #32016-11-26
Rasa sakit yang mendalam adalah yang paling menyakitkan, tetapi seringkali sudah terlambat
Reply #42016-11-26
Sarung tangan, semua orang pernah menggunakannya, tetapi kecelakaan, banyak orang yang belum pernah mengalaminya. Sebaiknya jangan pernah bertemu~~~~
Reply #52016-11-26
Ini adalah peringatan dari Tuhan agar kamu memperhatikan keselamatan kerja: lol
Reply #62016-11-26
Pelajaran yang didapat dari pengalaman langsung adalah yang paling mendalam
Reply #72016-11-26
Ingat akan rasa sakit itu hal yang baik; yang perlu diwaspadai adalah ketika luka sudah sembuh, kita malah melupakan rasa sakitnya.
Reply #82016-11-26
Berapa banyak kecelakaan yang terjadi karena orang-orang yang mengira bahwa mereka bisa melakukan sesuatu dengan baik meski mata tertutup? 。 。 Sungguh berharap agar di seluruh dunia, jumlah kecelakaan dapat berkurang sedikit setiap harinya. 。
Reply #92016-11-27
Umumnya, seseorang perlu mengalami sendiri sesuatu tersebut agar bisa mengingatnya. Jika hanya didengar dari orang lain, maka akan dianggap bahwa hal tersebut terlalu jauh untuk dipahami
Reply #102016-11-27
Ada pepatah yang mengatakan “keahlian datang dari latihan yang terus-menerus”. Namun, kebiasaan tersebut juga bisa membuat seseorang menjadi ceroboh. Kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian orang-orang yang sudah berpengalaman sama banyaknya dengan kecelakaan yang disebabkan oleh kesalahan operasional yang dilakukan oleh orang-orang yang belum berpengalaman. Bekerja di bidang kimia, kewaspadaan terhadap keselamatan harus selalu dijaga dengan ketat, demi diri sendiri maupun orang lain.

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.