Thread Content
Yang milikku adalah milikku. Mengapa aku harus meminjamkannya kepadamu? Waktu meminjam uang berpura-pura rendah hati, waktu mengembalikan uang malah berlagak sombong, bahkan berbalik menentang. 。 。 http://image.haha.mx/2016/11/24/big/2352246_d059e27eafc46feb5e6ea4267a783bde_1479957230.gif
Dasar, suruh saja orang yang kaya menunjukkan kekayaannya. Lagipula, fakta bahwa kamu mau meminjamkannya kepadanya menunjukkan bahwa hubungan kalian cukup dekat.
Aku tidak meminjamnya, hanya merasa gambar ini sangat cocok.
Berapa banyak teman yang berpisah karena masalah uang?
Pinjamkan saya uang untuk dibelanjakan, bukan, beri saya uang untuk dibelanjakan. :lol
Uang dipinjamkan, teman pun tidak bisa diandalkan lagi
Saat meminjam, mereka sebenarnya tidak menganggapmu sebagai teman.
Ya. Biasanya mereka sangat ramah, tapi tidak boleh membicarakan soal uang; membicarakan uang justru akan merusak hubungan.
Menunjukkan bahwa kamu punya uang. Lagipula, fakta bahwa kamu mau meminjamkannya kepadanya menunjukkan bahwa hubungan kalian cukup dekat
Uang yang dipinjamkan, pada akhirnya orang yang meminjamnya tidak merasa apa-apa, malah yang merasa canggung adalah pemberi pinjaman sendiri, karena malu untuk meminta kembali uangnya
Ada video di internet tentang hal meminjam uang antar teman. Isinya kurang lebih seperti, “Aku menganggapmu sebagai saudara kandungku, sedangkan kamu menganggapku sebagai sepupuku”. Cukup menarik juga…
Bisa dikatakan bahwa soal meminjam uanglah yang bisa menunjukkan sifat asli seseorang.
Umumnya tidak meminjam uang. Jika hubungan antara dua orang belum sampai pada tahap perlu meminjam uang, maka jangan sekali-kali meminjamkan uang. Dengan begitu, hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sejak awal. Martabat tidaklah penting; katakan saja dengan tegas kepada orang yang meminjam uang bahwa kita tidak punya uang.
Maksudnya, orang-orang sudah bertekad untuk menipumu, tapi kamu masih bersikap manja. Uangmu sendiri, kenapa harus minta persetujuan orang lain?
Saya hanya meminjamkan uang kepada orang-orang yang dapat saya percayai. Selain itu, saudara-saudara saya juga tidak saling meminjamkan uang satu sama lain
Bisa juga disebut saudara. 。 。