Thread Content
Menurut peraturan keamanan yang baru, tangki penyimpanan klorin cair harus ditempatkan di dalam bangunan tertutup. Selain itu, diperlukan pula perangkat untuk menangani gas klorin yang terjadi akibat kecelakaan. Pertanyaannya adalah: bagaimana cara menentukan kapasitas penanganan gas oleh menara pengolahan tersebut?
Apa saja aturan keamanannya? Sebelumnya pernah dilakukan pemasangan kolam larutan alkali di gudang tabung klorin cair.
Menurut pemahaman saya, itu adalah jumlah maksimum untuk satu tangki penyimpanan.
Secara teoritis, setiap ton kaustik soda (100% berat) akan menghasilkan sekitar 400–500 Nm3 gas klorin basah. Anda dapat menentukan angkanya berdasarkan skala pabrik Anda. Misalnya, jika pabrik tersebut memproduksi 80.000 ton kaustik soda per tahun, dengan kapasitas produksi 10 ton per jam, maka volume gas klorin basah yang perlu ditangani dalam kondisi darurat adalah sekitar 5.000 Nm3/jam. Biasanya, sebelum gas masuk ke tower penghilang racun, terdapat sistem penahan air terlebih dahulu; suhu gas saat memasuki tower sekitar 70°C. Untuk menghitung total volume gas yang diperlukan, gunakan angka 6.000–7.000 Nm3/jam. Dengan demikian, untuk pabrik yang memproduksi 80.000 ton kaustik soda, cukup menggunakan tower dengan diameter 2 meter saja. Saat merancang secara nyata, Anda bisa menyesuaikannya sesuai dengan kondisi aktual di pabrik, dengan sedikit peningkatan ukurannya saja sudah cukup. 500 Nm3 klorin basah per ton soda kaustik (yang mengandung uap air jenuh pada suhu 70°C) sudah memadai; tidak perlu meningkatkan ukurannya secara berlebihan. . . Sekitar 50.000 ton alkali kaustik (~3000 Nm3/h kapasitas pengolahan gas) memerlukan menara penghilang racun dengan diameter 1,5 m; sedangkan untuk 80.000 ton diperlukan menara berdiameter sekitar 2 m. .
Seharusnya ditentukan berdasarkan volume udara yang dihasilkan oleh kipas penghisap yang berada di bagian hilir menara pemberantas hama. Bukankah dalam kondisi kecelakaan, pintu geser dan kipas penghisap tersebut akan aktif terlebih dahulu?
GB11984—2008 “Pedoman Keamanan untuk Gas Klorin” dan AQ3014—2008 “Persyaratan Teknis Keamanan Penggunaan Klorin Cair”
Banyak ahli yang tidak merekomendasikan penggunaan kolam alkali, karena tingkat bahayanya yang cukup tinggi.
Ya, klorin yang dihasilkan oleh kipas perlu diproses. Sebagian dikirim ke sistem pengolahan gas buang klorin-hidrogen, sedangkan sebagian lainnya diproses menggunakan menara penghilang polutan yang terpisah