Thread Content
I. Aspek keamanan: Bagaimana cara mencegah kerusakan pada selang pemadam kebakaran, meriam pemadam kebakaran, serta sistem saluran air pemadam kebakaran yang ada di permukaan tanah akibat pembekuan? Bagaimana cara mencegah alat cuci mata di luar ruangan dari pembekuan? II. Dari segi proses: Bagaimana cara mencegah air yang digunakan secara intermiten, seperti air sirkulasi, cairan kondensat, uap, air industri, dan air desalinasi, dari terjadinya pembekuan? Fase cair proses dengan titik beku yang lebih rendah, 1,4-butanediol? III. Aspek lingkungan: Saluran apa yang digunakan untuk menampung air limbah dan memastikan pengeluarannya sesuai standar? Kemampuan bakteri pengolah air limbah untuk bertahan pada suhu rendah? Emisi atmosfer, nitrogen monoksida dan nitrogen dioksida, teknologi pembakaran batu bara yang bersih untuk pemanasan di musim dingin? ?
1. Aman, dilengkapi pemanas listrik; Ada banyak pilihan di aspek lainnya; sesuaikan saja dengan kondisi setempat. Air panas, uap, atau pemanas listrik semuanya bisa digunakan
Desain memperhatikan pemasangan di bawah tanah, pengosongan sistem saat tidak digunakan, pemanasan listrik yang andal, serta pemanasan dengan minyak panas.
Mengingat adanya lapisan tanah beku di bawah tanah, peralatan pipa yang digunakan perlu memperhatikan baik sistem pembuangan cairan maupun sistem sirkulasi mandiri; Aspek pengisolasian termal perlu diperhatikan secara menyeluruh, terutama pada usus buntu ; Sebaiknya gunakan gas alam sebagai bahan bakar
Sistem saluran pemadam kebakaran dikosongkan, alat pencuci mata dijalankan secara terus-menerus, sumber air yang tidak mengalir juga dijalankan terus-menerus. Titik kristalisasi dibutanol sekitar 20 derajat, sehingga perlu dipertimbangkan penggunaan pemanas uap. Saluran bypass untuk air kembali pada peralatan sirkulasi air luar ruangan dibuka
Pertama: Pertama-tama, seluruh saluran pipa perlu diberi lapisan isolasi untuk mencegah kehilangan panas. Selanjutnya, perlu diperiksa suhu airnya, apakah mendekati suhu udara di luar atau sudah dipanaskan. Jika suhunya sama dengan suhu ruangan, maka perlu dipasang pita pemanas listrik di dalam lapisan isolasi saluran pipa tersebut. Adapun alat pencuci mata umumnya menggunakan sistem pemanas listrik atau sistem pemanas tahan ledakan. Jika suhu air lebih dari 10 derajat, cukup tambahkan lapisan isolasi saja; alat untuk mencuci mata sebaiknya menggunakan sistem pengosongan cairan untuk mencegah pembekuan.
Dari segi keamanan: Air pemadam kebakaran umumnya berada di bawah lapisan pelindung dari embun beku di permukaan tanah, jadi tidak perlu dikhawatirkan pada musim dingin. Untuk keran pemadam kebakaran, digunakan jenis keran yang dapat mengeluarkan air secara otomatis; setelah katup ditutup pada musim dingin, air yang tersimpan akan keluar dengan sendirinya. Saat memasang alat cuci mata, sambungkan katup utama pada bagian akar saluran utama; dengan demikian, air yang tersimpan tidak perlu dibuang secara otomatis, sehingga alat tersebut tetap aman dari risiko pembekuan. Dari segi prosesnya: air dan uap yang digunakan pada setiap tahap perlu dipertimbangkan dengan memasang katup di bagian akar sistem sirkulasi utama, sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan penggunaan sistem pemanas tambahan, atau beberapa saluran yang berbagi satu saluran pemanas saja. Pemanasan listrik juga bisa dipertimbangkan, namun biayanya cukup tinggi. Dari segi lingkungan: Pengolahan air limbah masih dilakukan melalui sistem saluran, sehingga biaya pemeliharaannya rendah. Tidak ada masalah terkait bakteri, asalkan suhu air dijaga dengan baik, maka tidak akan ada masalah. Adapun untuk memenuhi standar lingkungan dalam hal emisi, perlu dipertimbangkan adanya fasilitas untuk menghilangkan debu serta mereduksi kandungan sulfur dan nitrogen oksida.
Pompa pemadam kebakaran dapat berbentuk sumur katup pemadam kebakaran, sedangkan saluran prosesnya dapat dilapisi bahan isolasi dan dipanaskan secara elektrik.
Pemilihan langkah penghambat panas sangatlah penting
I. Aspek keamanan: 1. Untuk selang pemadam kebakaran dan meriam pemadam kebakaran, katup pengendalinya umumnya berada di bawah lapisan tanah beku. Di belakang katup pengendali tersebut sebaiknya dipasang katup pembuangan air otomatis. Selain itu, batu-batu perlu diletakkan di tempat katup pembuangan tersebut agar air yang keluar dapat segera meresap ke dalam tanah, sehingga tidak menumpuk; 2. Sistem saluran pemadam kebakaran yang berada di permukaan tanah seharusnya dilengkapi dengan katup pembatas. Di belakang katup tersebut terdapat katup pembuangan, serta adanya sumur katup. Pada musim dingin, katup pembatas perlu ditutup, sedangkan katup pembuangan dibuka agar air yang menumpuk di dalam saluran dapat dikeluarkan. 3. Alat cuci mata di luar ruangan tersebut kami nonaktifkan selama musim dingin. Selama masa liburan, kita bisa menggantinya dengan alat serupa yang berada di dalam ruangan. Atau, kita bisa menggunakan sistem pemanas listrik; harus dipastikan bahwa tidak ada sudut mana pun yang tidak terpanaskan II. Dari segi proses produksi: Disarankan untuk menambahkan pemanas uap atau pemanas listrik pada sumber air yang digunakan secara intermiten ; Air sirkulasi untuk meningkatkan ketahanan pipa terhadap pembekuan ; Cairan kondensat ; Uap menambah desikator di ujungnya ; Saluran air industri diberi pemanas uap tambahan ; Pertahankan aliran air yang terus-menerus pada air yang telah diproses, atau tambahkan pemanas pendukung. III. Aspek lingkungan: Saluran untuk penerimaan air limbah dan pengeluarannya sesuai standar yang berlaku: perlu ditambahkan sistem pemanas berupa uap; sedangkan saluran pembuangan sebaiknya diletakkan di bawah lapisan tanah beku.