Thread Content
Postingan ini terakhir diedit oleh zhangjuhua pada tanggal 2016-12-24 pukul 19:31. Ada dua pertanyaan kecil: 1. Saat menghitung panjang sambungan flensa, cukup ukur jarak dari titik terendah bagian akar sambungan hingga permukaan penyegelnya. Namun, menurut gambar nodus pengelasan sambungan dan flensa sesuai standar HG20592, panjang tersebut perlu dikurangi dengan nilai (f2, yaitu setidaknya ketebalan sambungan) + 1. Untuk pipa berdinding tebal, perbedaan panjangnya bisa mencapai sepuluh hingga dua puluh milimeter, atau bahkan lebih. Mohon petunjuk, apa cara yang benar? 2. Menurut standar sadel, terdapat lubang baut untuk koneksi ke tanah. Namun, seringkali digunakan pelat penyalur listrik dari bahan stainless steel dalam gambar teknisnya. Apa kelebihan pelat penyalur listrik dibandingkan baut koneksi ke tanah? 3. Bisakah flensa peralatan menggunakan baut sesuai standar GB/T5782, GB/T901, atau HG/T20613? Apakah ada baut berbahan stainless steel sesuai standar NB/T47027?
Untuk flensa tipe PL dan SO, saat menghitung panjang sambungan flensa, perlu dikurangkan nilai (f2, yaitu setidaknya ketebalan sambungan tersebut) + 1. 2. Bagian penghantar listrik berbahan stainless steel pada sadel harus memiliki konduktivitas yang baik. 3. Pada NB/T47027, tidak terdapat baut berbahan stainless steel.
Saya ingat bahwa konduktivitas baja tahan karat tidak terlalu baik, mungkin lebih buruk dibandingkan baja karbon. Apakah hal ini disebabkan oleh sifatnya yang tahan korosi?
Lubang baut di sadel memang tidak sebaik pelat penghantar yang disambung dengan cara welding, tetapi tidak ada inspektur yang akan memeriksanya setiap saat, jadi hal tersebut tetap diperlukan.
Saat menghitung SW6, jarak ke permukaan penyegel juga perlu dikurangi dengan (ketebalan pipa + 1), ya?
Saat menghitung SW6, apakah ada item ini?
1. Kurangi (f2+1). 2. Baut fondasi tidak dapat berfungsi sebagai kabel penghantar muatan bumi; diperlukan kabel penghantar muatan bumi yang terpisah yang dihubungkan ke pelat penyalur muatan bumi.
3. Baut dari bahan stainless steel tidak dapat memenuhi kebutuhan akan kekuatan struktural.
Tinggi ekstensi efektif yang digunakan untuk pengambilalihan tersebut… Sebelumnya, pengukurannya dilakukan hingga ke permukaan penutup flensa. Jadi, bukankah seharusnya nilai tersebut dikurangi dengan (f2+1)?
Kami memasukkan panjang ekstensi pipa sesuai dengan posisi pengelasan di bagian luar flensa. Untuk tipe WN, digunakan metode pengelasan sambungan, sedangkan untuk tipe PL dan SO, dikurangkan ketebalan flensa…