Thread Content
Mohon penjelasan dari semua orang: 1. Apakah circuit breaker hanya memiliki fungsi perlindungan terhadap keadaan short circuit saja? Apakah ada proteksi pemutusan otomatis terhadap beban berlebih (arus berlebih)? 2. Bukankah rangkaian kontaktor dan rangkaian peralatan listrik merupakan satu rangkaian yang sama? Tegangan sirkuit kontaktor ada tiga jenis, yaitu 24V, 220V, dan 380V, bukan? 3. Dalam kondisi apa kontaktor perlu dikembalikan ke posisi semula? 4. Apakah perlindungan terhadap beban berlebih merupakan perangkat yang digunakan untuk melindungi dari kondisi beban berlebih (arus yang melebihi batas)? Apakah yang terputus, yaitu sirkuit utama atau sirkuit kontrol kontaktor? 5. Apa fungsi relay termal? Apa perbedaannya dengan perlindungan terhadap beban berlebih? Apakah yang terputus, yaitu sirkuit utama atau sirkuit kontrol kontaktor?
Circuit breaker yang digunakan dalam industri umumnya berfungsi untuk melindungi dari kondisi korsleting. Tentu saja, ada juga circuit breaker yang memiliki fungsi perlindungan terhadap kebocoran arus. Namun, karena rentang arus yang dapat ditangani oleh circuit breaker tersebut cukup besar—misalnya, untuk circuit breaker berkapasitas 6A, diperlukan arus sebesar 7–10 kali lipat agar circuit breaker tersebut segera memutus sirkuit. Bayangkanlah, perangkat listrik mana yang mampu bertahan menghadapi arus sebesar itu? 2. Rangkaian kontaktor dapat berada pada jalur yang sama dengan peralatan listrik, atau juga tidak harus demikian. Umumnya, tegangan yang digunakan untuk kumparan kontaktor adalah 24, 220, atau 380 volt. Ada juga kemungkinan penggunaan tegangan lainnya, tetapi saya belum pernah menggunakannya ; 3. Setiap kontaktor memiliki batas arus maksimum yang dapat ditanggungnya. Jika tidak dipasangi perlindungan, dan arus yang mengalir melebihi batas tersebut, maka kumparan kontaktor akan terbakar ; 4. Perlindungan terhadap beban berlebih pada dasarnya merupakan bentuk perlindungan terhadap arus listrik yang berlebihan. Fungsinya adalah dengan memutus pasokan daya ke kumparan kontaktor AC. Dengan demikian, kontaktor tidak akan mendapatkan pasokan daya, sehingga kontak utama dalam sirkuit pun terputus, dan akibatnya peralatan listrik yang digunakan juga tidak akan mendapatkan pasokan daya.
5. Relai termal merupakan salah satu jenis perlindungan terhadap beban berlebih. Fungsinya sama, yaitu memutus pasokan daya ke kumparan kontaktor AC. Dengan demikian, kontaktor akan mati, dan sirkuit utama pun terputus