HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Metode perhitungan dan persyaratan terkait gaya peregangan baut, gaya tarik, nilai torsi, serta panjang baut yang diperlukan agar terlihat

2016-12-30View Original

Thread Content

Umumnya, dalam pekerjaan pemasangan dan perawatan peralatan di industri pertambangan, kita sering menghadapi situasi di mana kondisi dan parameter baut tidak jelas. Kita perlu menghitung gaya tegang, gaya tarik, atau torsi yang diperlukan pada baut tersebut. Selain itu, kita juga perlu memastikan apakah panjang bagian baut yang terlihat cukup untuk digunakan dengan alat pemutar baut hidraulik. Berikut adalah penjelasan singkat mengenai metode perhitungannya:

**I. Metode perhitungan nilai torsi berdasarkan gaya tarik baut:**
1. **Kondisi yang diketahui:** Gaya tarik baut F, diameter baut M. Untuk menghitung nilai torsi N.m yang diperlukan, digunakan rumus:
N.m = F (KN) × M (mm) × koefisien 0,16
Contoh: Gaya tarik baut sebesar 70 ton, dengan diameter baut M52.
2. **Perhitungan:**
(70 × 9,8) KN × 52 mm × 0,16 = 5707,5 N.m

**II. Metode perhitungan gaya tarik berdasarkan nilai torsi baut:**
1. **Kondisi yang diketahui:** Nilai torsi baut N.m, diameter baut M. Untuk menghitung gaya tarik F yang diperlukan, digunakan rumus:
F (KN) = N.m / M (mm) × koefisien (0,16)
F (ton) = (N.m / (M (mm) × 0,16)) / 9,8
Contoh: Nilai torsi baut sebesar 7134,4 N.m, dengan diameter baut M52.
2. **Perhitungan:**
F = 7134,4 / (52 × 0,16) = 857,5 KN
Atau: 857,5 KN / 9,8 = 87,5 ton

**III. Metode perhitungan nilai torsi yang diperlukan untuk memperketat baut:**
1. **Kondisi yang diketahui:** Gaya tarik baut F, diameter baut M.
Contoh: Baut M56, dengan gaya tarik minimum sebesar 810.000 N.
2. **Perhitungan:**
810.000 N × 0,056 (diameter baut dalam satuan m) × 0,16 = 7257,6 = 7258 N.m

**IV. Penentuan panjang minimum baut yang perlu terlihat saat menggunakan alat peregang baut hidraulik:**
Secara umum, panjang minimum alat peregang baut hidraulik yang perlu digunakan harus lebih dari 80% dari diameter baut. Contoh: Baut M76*6, panjang bagian yang terlihat adalah 42–45 mm. Pertanyaan: Bisakah menggunakan alat peregang? Hitung panjang minimum baut yang perlu digunakan: 76*0,8=60,8=61 mm. Setelah dihitung dan dibandingkan, panjang yang diperlukan adalah 61 mm. Namun, panjang baut yang benar-benar terlihat hanya 42 mm saja, sehingga tidak dapat digunakan. Kesimpulan: Baut dengan panjang bagian yang terlihat sebesar 42–45 mm, tipe M76*6, tidak dapat digunakan secara normal dengan alat peregang baut hidraulik
Reply #22016-12-30
Apakah tingkat kebocoran berkaitan dengan peregangan hidraulik?
Reply #32017-02-20
Pasti ada hubungannya, biasanya disebabkan oleh ketidakseimbangan gaya tarikan
Reply #42024-10-03
Sudah belajar*, selain itu ingin bertanya kepada semua orang. Saat keluar dari pabrik, panjang bagian baut pada alat pengukur suhu dan tekanan tersebut hampir setara dengan panjang nutnya. Apakah itu boleh?
Reply #52024-10-03
Saat keluar dari pabrik, panjang bagian baut pada alat pengukur suhu dan tekanan tersebut hampir sama dengan tinggi nutnya. Apakah itu boleh?

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.