HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Berbagi informasi tentang kecelakaan orang lain (kebakaran) 8

2016-11-28View Original

Thread Content

I. Ringkasan kejadian dan kronologinya: Para staf dari bagian keselamatan kerja, bagian keamanan, dan tim pemadam kebakaran di sebuah pabrik pembuatan kapal berusaha untuk membersihkan noda minyak yang ada di permukaan tanah di sekitar kapal selam nomor 274. Sekitar pukul 14.00 hari itu, Li Moumou pergi ke bengkel nomor 303 untuk bekerja. Tanpa adanya izin khusus untuk melakukan pekerjaan di tempat yang berpotensi menimbulkan bahaya kebakaran, ia membuka katup oksigen dan katup asetilen sekaligus. Ia kemudian mencoba menggunakan alat pemotong oksigen tersebut. Setelah itu, ia membawa selang pasokan oksigen dan asetilen serta alat pemotong oksigen tersebut ke bagian bawah tangki bahan bakar dan air balast kapal selam nomor 274, yaitu di antara ruang nomor 7 dan 8. Tujuannya adalah untuk memotong panel kayu yang berada di bagian antara ekor hingga bagian depan kapal selam tersebut. Namun, tindakannya tersebut dicegah oleh Han Moumou, wakil kepala departemen keselamatan kerja. Saat Han berjalan pergi, Li berkata lagi kepada Han, “Masih ada sedikit bagian yang belum saya potong. Izinkan saya memotongnya dulu.” ”Han mengatakan kepada petugas pemadam kebakaran yang berdiri tidak jauh dari sisi kanan kapal selam nomor 274, “Pergilah mencari petugas pemadam kebakaran yang lain.” ”Li Moumou, tanpa memberitahu petugas pemadam kebakaran dan juga tanpa mengikuti aturan-aturan yang tercantum dalam Prosedur Operasi Teknis Keselamatan, secara sembarangan melakukan proses pemotongan menggunakan api. Ujung alat pemotong oksigen tersebut memicu terbakarnya sisa minyak yang menempel pada papan-papan pelindung kapal. Akibatnya, bagian dasar kabin nomor 7 dan 8 dari kapal selam nomor 274 langsung terbakar. Sepuluh pekerja wanita yang sedang melakukan pekerjaan pembersihan karat di kedua kabin tersebut tewas terbakar, sementara empat pekerja wanita lainnya mengalami luka bakar. Beberapa komponen kapal selam serta alat-alat yang digunakan untuk perbaikan kapal juga hancur akibat kebakaran ini. Kerugian ekonomi yang ditimbulkan mencapai lebih dari 50.000 yuan. II. Analisis penyebab kecelakaan 1. Tidak patuh pada aturan pengelolaan. Li Moumou secara sembarangan melakukan pekerjaan pemotongan menggunakan api, tanpa memiliki izin resmi untuk melakukannya di tempat yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Tindakannya tersebut diketahui oleh Kepala Bagian Keselamatan Kerja, Han Moumou, yang kemudian menghentikannya. Namun, Li Moumou tetap saja melanjutkan tindakannya tersebut, sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran akibat tumpahan bahan bakar. 2. Tidak bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku. Aturan keselamatan secara tegas menetapkan bahwa saat bekerja di tempat-tempat yang berpotensi mudah terbakar atau meledak, harus diambil langkah-langkah pencegahan kebakaran yang efektif. Saat memotong, Li tidak mengambil tindakan pencegahan kebakaran, juga tidak melaporkan hal tersebut kepada petugas pemadam kebakaran, sehingga api menjadi tak terkendali. III. Langkah-langkah untuk mencegah kecelakaan serupa 1. Memperkuat pendidikan keselamatan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di kalangan para karyawan, sehingga konsep keselamatan tertanam dalam pikiran setiap karyawan. Mereka harus selalu mengingat prinsip “prevensi lebih penting daripada segalanya” dan “keselamatan adalah prioritas utama”. Mereka perlu selalu memikirkan soal keselamatan dalam segala hal dan berhati-hati di mana pun berada. 2. Lakukan segala sesuatu sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku. Prosedur operasi merupakan hasil dari praktik yang dilakukan, ringkasan dari pelajaran-pelajaran yang diperoleh, serta pedoman bagi pekerja dalam menjalankan tugasnya. Orang atau tindakan yang melanggar prosedur operasional harus ditindak tegas, dan tidak boleh dibiarkan begitu saja. 3. Perkuat pengelolaan di lokasi kerja. Tempat-tempat yang mudah terbakar dan meledak perlu diperiksa secara rutin. Jika ditemukan masalah, langkah-langkah penanganan harus segera diambil. Selama potensi bahaya belum dihilangkan, orang-orang yang tidak berkepentingan dilarang memasuki tempat berbahaya tersebut. Belajar dari kecelakaan orang lain seolah-olah itu adalah kecelakaan sendiri* adalah cara yang paling menguntungkan.
Reply #22016-11-28
Mengapa yang menjadi korban selalu pekerja sementara! :@

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.