HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Contoh kecelakaan saat operasional ketel uap–2

2016-12-08View Original

Thread Content

Pabrik Listrik Shaoguan mengalami kecelakaan pecahnya dinding pendingin air pada ketel nomor 4 secara berulang. Kronologi kejadian: Pada tanggal 21 Maret 1991, setelah perbaikan ringan pada ketel nomor 4 di pabrik listrik Shaoguan selesai, dan uji kecepatan turbin telah selesai serta siap untuk terhubung ke jaringan listrik, tiba-tiba terdengar suara keras dari dalam ruang pembakaran. Tingkat air di tangki uap menurun dengan cepat dan tidak dapat dikendalikan, sehingga pabrik listrik tersebut harus dihentikan secara darurat. Pemeriksaan menemukan bahwa ada satu tabung pendingin air di dinding depan yang pecah. Titik pecahnya berada sekitar 100 cm dari zona pembakaran. Di sekitar titik pecah tersebut, terdapat 25 tabung dalam satu siklus sirkulasi yang mengalami deformasi dalam tingkatan yang berbeda-beda. Sebanyak 14 batang tabung dinding pendingin air yang rusak akibat ledakan atau mengalami deformasi parah telah diganti melalui perbaikan darurat. Pada pukul 18.00 tanggal 24, proses pembakaran dimulai lagi. Pada pukul 03:24 tanggal 25, mesin beroperasi dengan beban sebesar 40 MW. Tekanan uap utama mencapai 9,3 MPa, sedangkan suhu uap utama adalah 490°C. Alat pengukur tingkat air menunjukkan nilai +30 mm. Terjadi ledakan keras di dalam tungku, sehingga tingkat air di dalam tangki uap turun drastis dan tidak dapat dipertahankan. Akibatnya, mesin harus dimatikan secara darurat sekali lagi. Setelah pemeriksaan, ditemukan bahwa salah satu tabung pendingin air di dinding belakang mengalami kerusakan akibat ledakan. Titik ledakan berada sekitar 80 cm di atas zona pembakaran. Lebih dari 10 tabung pendingin air di sekitar titik ledakan mengalami deformasi dalam berbagai tingkatan.
Reply #22016-12-08
Analisis penyebab kecelakaan: Kedua kasus pecahnya tabung tersebut memiliki karakteristik yang hampir sama. Setelah diperiksa ciri-ciri lubang pecahnya serta dilakukan analisis struktur mikroskopis, disimpulkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh overheating dalam jangka waktu singkat. Kecelakaan tersebut terjadi karena para petugas yang mengoperasikan ketel tidak membersihkan alat pengukur tingkat air di dalam ketel sesuai prosedur yang berlaku, sebanyak dua kali. Mereka juga tidak membandingkan hasil pengukuran dari alat pengukur tingkat air tersebut dengan hasil pengukuran yang diberikan oleh alat pengukur tingkat air tipe elektrokontak. Akibatnya, alat pengukur tingkat air di ruang kontrol tidak dapat berfungsi dengan baik. Selain itu, hasil pengukuran dari alat pengukur tingkat air tipe elektrokontak dan alat pengukur tingkat air di lokasi berbeda, sehingga terjadi kondisi “tingkat air palsu”. Kondisi ini tidak segera diketahui, sehingga menyebabkan kekurangan air yang parah di dalam ketel, dan akhirnya tabung ketel meledak.
Reply #32016-12-08
Ringkasan kecelakaan: 1. Harus dihindari kondisi kekurangan air di boiler, serta operasi boiler pada suhu dan tekanan yang berlebihan. Dilarang keras menggunakan boiler dengan jumlah alat pengukur tingkat air yang tidak mencukupi (yaitu jumlah alat pengukur yang mampu menunjukkan tingkat air dengan akurat). 2. Sering periksa alat pengukur tinggi air, agar nilai yang tercatat di lokasi sama dengan nilai yang dikirim dari jarak jauh. 3. Di ruang kontrol ketel, harus ada setidaknya dua alat pengukur tingkat air jarak jauh yang memiliki kinerja yang dapat diandalkan. 4. Cuci alat pengukur tingkat air secara tepat waktu sesuai dengan aturan yang berlaku. 5. Jika semua indikator tingkat air di dalam tangki uap boiler tidak berfungsi, sehingga sulit untuk mengetahui tingkat air di dalam tangki uap tersebut saat boiler sedang beroperasi, maka harus segera menghentikan operasi boiler tersebut secara darurat. 6. Untuk kasus kerusakan pipa akibat overheating jangka pendek, umumnya diperlukan langkah-langkah pencegahan seperti menjaga agar tingkat air di dalam drum boiler tetap stabil, menghindari penggunaan air pendingin secara berlebihan yang dapat menyebabkan terbentuknya sumbatan di dalam superheater, serta mencegah masuknya benda-benda asing seperti alat kerja atau sisa las ke dalam saluran pipa boiler sehingga menyebabkan penyumbatan.
Reply #42016-12-09
Terima kasih sudah berbagi: victory::victory::victory::victory:

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.