Thread Content
Selama ini, telah terjadi banyak kecelakaan kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh sumber api yang dihasilkan dari pelepasan muatan listrik statis. Pada tahun 2007, Komite Keamanan Bahan Kimia Amerika Serikat (CSB) menyelidiki dua kecelakaan. Salah satunya terjadi karena tangki plastik yang digunakan sebagai wadah penyimpanan bahan kimia tersebut tidak terhubung dengan sistem penghantaran listrik dengan baik, sehingga memicu kebakaran saat bahan pelarut yang mudah terbakar dituangkan ke dalamnya (Gambar 1) ; Kasus lainnya terjadi saat truk tangki sedang memindahkan muatan ke tangki penyimpanan; hal ini disebabkan oleh kondisi float penunjuk tingkat cairan di dalam tangki yang tidak berfungsi dengan baik (Gambar 2). Kecelakaan lainnya disebabkan oleh masalah koneksi antara tangki penyimpanan, wadah bergerak, truk pengangkut tangki, serta kereta tangki yang tidak baik, atau akibat pelepasan listrik statis dari tubuh manusia. Tahukah kamu? ★ Dua bahan yang berbeda, ketika bersentuhan lalu dipisahkan, akan menghasilkan muatan listrik statis. Begitu listrik statis terbentuk, muatan tersebut akan tetap berada di permukaan bahan, kecuali jika ia bertemu dengan potensial yang lebih rendah, sehingga terjadi pelepasan muatan. Semburan api yang dihasilkan saat terjadi pengosongan muatan memiliki energi yang cukup untuk menyalakan uap yang mudah terbakar, gas yang mudah terbakar, serta awan debu yang dapat terbakar. ★ Listrik statis dapat terjadi ketika fluida mengalir melalui saluran, benda padat melewati saluran tersebut, atau bahkan udara yang mengalir melalui saluran atau perangkat pengiriman gas. ★ Sistem transmisi mekanis dapat menghasilkan listrik statis akibat kontak antara rol dan sabuk, terutama ketika sabuk tersebut meluncur. ★ Bunga api listrik statis dapat dirasakan (sebagai “sengatan listrik” yang tiba-tiba), dilihat (sebagai sinar biru kecil), atau didengar (sebagai suara “krak” akibat pelepasan muatan listrik). ★ Dibandingkan dengan cairan penghantar listrik seperti air, alkohol, dan propana, cairan non-penghantar listrik seperti benzena, toluena, dan nafta lebih mudah menghasilkan muatan listrik statis, dan proses hilangnya muatan tersebut berlangsung lebih lambat. ★ Kontak yang tidak baik ke tanah serta koneksi logam pada selang yang tidak tepat merupakan faktor umum yang menyebabkan terbentuknya listrik statis. Apa yang bisa kamu lakukan? ★ Sebelum melakukan pengiriman bahan apa pun, pastikan untuk mengikuti prosedur dan sistem pengelolaan koneksi grounding serta logam yang berlaku di pabrik. ★ Pastikan bahwa perangkat penghubung logam/penghantar bumi di pabrik diperiksa dan diuji secara berkala. ★ Sebelum digunakan setiap kali, periksalah koneksi grounding/metalnya untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi dengan baik, dan koneksi tersebut terhubung secara kuat ke wadahnya melalui kontak antar logam. Jika koneksi ini rusak, atau terjadi masalah dengan koneksi ke tanah, silakan laporkan kepada atasan Anda. ★ Sebelum menggunakannya, periksa selang terlebih dahulu. Pada selang yang rusak, kabel penghubung ke tanah di dalamnya kemungkinan juga telah terputus. Perlu memeriksa kondisi konduktivitas listrik dari selang tersebut secara berkala. ★ Wadah berbahan non-logam (seperti plastik atau kaca) sulit untuk dihubungkan ke sistem penghantaran listrik atau diberi sambungan logam. Saat menggunakan wadah semacam ini, harap berhati-hati ekstra dan mematuhi aturan yang berlaku. Jika perangkat penghubung ke tanah yang diwajibkan tidak ditemukan, tanyakan dengan jelas mengapa demikian. ★ Jika bahan padat yang perlu diproses berada dalam kantong plastik, atau kantong kertas yang dilapisi plastik, sebaiknya konsultasikan hal tersebut kepada insinyur, agar mendapatkan metode pengolahan yang tepat serta saran untuk mencegah timbulnya percikan listrik statis. Mengendalikan listrik statis—langkah penting untuk mengurangi sumber penyebab kebakaran!