HCBBS Forum (Bahasa Indonesia)
Submit Chemical Projects / Find Solutions
Amplify Your Requirements on a Broader Chemical Platform *Engineering · Technology · Equipment · Solutions*
Submit Request

Bagaimana cara menghitung kecepatan aliran uap dari jaringan pipa uap bertekanan 1,0 MPa yang dibuang langsung ke atmosfer?

2016-12-25View Original

Thread Content

Bagaimana cara menghitung kecepatan aliran uap dari jaringan pipa uap bertekanan 1,0 MPa yang dibuang langsung ke atmosfer? Terima kasih
Reply #22016-12-25
Butuh laju aliran uap dan diameter pipa, kan?
Reply #32016-12-25
Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Mengacu pada rumus perhitungan debit keluaran katup pengaman akan sedikit lebih sederhana
Reply #42016-12-25
Pos ini terakhir diedit oleh goldliyang pada tanggal 2016-12-27 pukul 20:01. Aliran massa uap dihitung dengan membagi aliran massa uap tersebut dengan densitas uap, atau dengan mengalikannya dengan kapasitas spesifik uap (diperoleh dari tabel berdasarkan tekanan dan suhu). Dengan demikian, volume aliran uap dapat diketahui. Kecepatan aliran uap kemudian dihitung dengan membagi volume aliran uap tersebut dengan luas penampang saluran pembuangan. Membuangnya begitu saja sayang sekali, seharusnya didaur ulang-
Reply #52016-12-25
Apakah jumlah emisi dan diameter saluran sudah diketahui?
Reply #62016-12-25
Umumnya, metode perhitungan yang lebih sederhana apa saja?
Reply #72016-12-27
Cukup ketahui jumlah emisi dan diameter pipa saja
Reply #82016-12-27
Terutama berkaitan dengan perhitungan aliran uap di dalam tabung pemanas saat dilakukan proses pembersihan atau pemanggangan menggunakan uap. Jadi, saya ingin tahu bagaimana cara menghitungnya?
Reply #92017-01-06
Berdasarkan persamaan Bernoulli, hal tersebut dapat dihitung
Reply #102017-01-07
Postingan ini terakhir diedit oleh fanbutao pada tanggal 7-1-2017 pukul 10:33. Uap dengan tekanan 1,0 MPa dilepaskan ke atmosfer. Pada saat itu, fluida tersebut sudah berada dalam kondisi kritis, dengan kecepatan alirannya setara dengan kecepatan suara. (Dengan kata sederhana, jika tekanan di bagian hilir kurang dari 55% dari tekanan di bagian hulu, maka terjadi aliran kritis). Dalam kondisi ini, terjadi perubahan mendadak pada tekanan di ujung saluran. Tekanan sebelum mutasi adalah tekanan kritis (metode perhitungannya dapat dilihat dalam mekanika fluida), sedangkan tekanan setelahnya adalah tekanan atmosfer. Jika tidak menggunakan tabung penyempit dan pemanjang diameter, maka gas hanya dapat mencapai kecepatan suara, dan tekanan gas hanya dapat diturunkan hingga tekanan kritis. Bisa juga dikatakan sebagai berikut: Jika gas mencapai aliran kritis, maka laju alir volumetriknya hanya bergantung pada sifat-sifat fluida di bagian hulu (suhu, tekanan), dan tidak bergantung pada kondisi di bagian hilir. Contoh paling khas dalam teknik adalah katup pengaman. Mengenai pertanyaan pemilik postingan, jika sistem uap bertekanan 1,0 MPa tidak memiliki proses penurunan tekanan bertahap dengan atmosfer, maka seperti yang dikatakan oleh pengguna di lantai 3, cukup merujuk pada perhitungan untuk katup pengaman saja. Dengan menghitung langsung kecepatan suara uap pada tekanan 1,0 MPa, maka laju alirnya dapat dihitung

Submit a Project

**Looking for Chemical Technology, Equipment & Solutions?** No Registration Required Broader Platform Exposure | Global Chemical Service Provider Connections

Submit Request — Free Consultation

Disclaimer

This is an automated machine translation of the original thread. Some technical terms may have inaccuracies; the original text shall prevail. Click "View Original" at the top right to access the source page, which supports IP-based automatic real-time language translation. Please watch out for contact details and sales inducements to prevent fraud. All content and translations are for reference only, representing solely the poster's personal views. For enquiries, email service@hcbbs.com.